You are currently viewing 5 Tips & Persiapan Jogging yang  Efektif Untuk Pemula

5 Tips & Persiapan Jogging yang  Efektif Untuk Pemula

Lari santai atau yang dikenal juga dengan sebutan jogging merupakan olahraga yang bagus untuk kesehatan. Olahraga yang satu ini tidak berat dan bisa dilakukan oleh setiap orang dari berbagai kalangan usia.

Lari santai memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, terutama jika melakukannya dengan baik dan benar. Ingin tahu cara jogging yang baik dan benar agar manfaatnya bisa dirasakan secara langsung? Simak berikut penjelasannya.

Manfaat Jogging untuk Kesehatan Tubuh

Sebelum kami menjelaskan lebih jauh, kami paparkan terlebih dahulu apa saja manfaat dari lari santai untuk kesehatan. Ada banyak sekali manfaat yang bisa Anda rasakan jika rutin melakukannya. Berikut apa saja manfaat-manfaatnya.

  • Membantu meningkatkan energi agar organ tubuh bisa berfungsi dengan baik.
  • Mencegah stres yang terjadi akibat pikiran atau situasi tertentu.
  • Bagus untuk menurunkan tekanan darah.
  • Mengoptimalkan kualitas tidur di malam hari.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imun agar tidak mudah terkena penyakit.
  • Membantu program diet atau menurunkan berat badan.
  • Bagus untuk kesehatan dan kekuatan tulang.
  • Bermanfaat untuk membantu membangun otot.
  • Meningkatkan kapasitas paru-paru sehingga bagus untuk sistem pernapasan.
  • Menjaga kesehatan jantung.

Tips Jogging yang Baik dan Benar

Jika melakukan jalan santai dengan cara yang baik dan benar, maka semua manfaat jogging bisa dirasakan. Untuk itu kami sudah merangkum tips jalan santai yang baik dan benar.

  1. Mulai dengan Jarak yang Pendek

Untuk pemula, sebaiknya hindari lari santai dengan jarak yang jauh. Cobalah mulai dari jarak yang pendek dan bagi ke dalam beberapa interval. Saat kelelahan, jangan ragu dan malu untuk beristirahat terlebih dahulu.

Selain itu juga bisa menyiasatinya dengan berjalan setiap 2 menit setelah lari santai. Tingkatkan interval lari setiap satu menit jika ingin meningkatkan jarak tempuh.

  1. Atur Kecepatan Lari

Sesuai namanya, lari santai ini memfokuskan pada aktivitas lari kecil atau lambat. Atur kecepatan lari agar tubuh terbiasa dengan tekanan. Hal tersebut sangat penting terutama jika baru melakukan aktivitas ini.

Lari santai yang dilakukan secara cepat dapat berpengaruh tidak baik untuk tubuh. Kesalahan tersebut bahkan bisa menimbulkan cedera, rasa sakit dan kelelahan.

Atur tempo pada kecepatan sedang pada saat lari. Tujuannya agar tubuh terbiasa. Kecepatan yang sedang akan memudahkan tubuh dalam menyesuaikan tekanan baru. Hal ini harus dilakukan meskipun mampu berlari cepat.

  1. Istirahatkan Tubuh Sebelum Berlari Kembali

Setelah mencapai tujuan, istirahatkan tubuh. Meskipun masih punya tenaga, sebaiknya simpan tenaga dan beristirahatlah. Tujuannya yaitu agar tubuh bisa pulih untuk latihan berikutnya.

Teknik lari santai ini sangat bagus untuk pemula. Manfaatnya yaitu agar bisa terhindar dari cedera dan menghindari efek negatif lainnya.

  1. Memilih Rute Terbaik

Treadmill bisa menjadi alat latihan terbaik untuk lari santai saat cuaca buruk. Namun, lari santai di alam terbuka punya lebih banyak manfaat untuk kesehatan. Akan tetapi  tidak boleh sembarangan memilih rute.

Jika ingin melatih otot kaki, pilihlah jalan berpasir. Namun jangan sampai berlebihan karena melatih otot kaki terlalu berlebihan akan berakibat tidak baik untuk pemula. Selain itu, tetaplah memilih jarak yang ideal.

Area yang aman dan nyaman untuk kaki adalah area beraspal dan trotoar. Pasalnya area tersebut dapat melatih kecepatan berlari dan meminimalisir resiko cedera.

  1. Hindari Makanan Padat Sebelum Latihan

Pola makan sebelum melakukan lari santai juga dapat berpengaruh pada hasil. Pastikan tidak mengkonsumsi makanan padat apapun sebelum lari santai. Konsumsi minuman dalam jumlah kecil saja sudah cukup.

Makanan padat yang kami maksud adalah jenis makanan yang padat akan nutrisi. Contohnya seperti nasi, sayur, hingga lauk pauk yang lebih padat dibandingkan makanan berbentuk cair.

Mengonsumsi makanan padat sebelum latihan bisa menyebabkan side aches atau sakit samping. Jika mengalaminya, atur nafas agar lebih rileks kemudian tekan sisi yang sakit menggunakan tangan.

  1. Cara Jalan Santai yang Baik dan Benar

Sebelum melakukan aktivitas jalan santai, sebaiknya ketahui terlebih dahulu bagaimana caranya. Pasalnya, olahraga ini ada teknik tertentu agar nyaman saat menjalankannya.

Pastikan tubuh condong sedikit ke depan. Lalu kepalkan tangan kemudian posisi kepala harus tegak saat berlari.

Selain itu, ketahui juga cara mengatur pernafasan yang baik dan benar. Tarik nafas melalui hidung dan mulut, lalu keluarkan atau hembuskan melalui mulut. Fungsi dari cara bernafas ini yaitu untuk mencukupi kebutuhan oksigen saat berlari.

Tips Persiapan Sebelum Jogging

Jangan terburu-buru melakukan aktivitas lari santai. Sebelum melakukannya, persiapkan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini:

  1. Menggunakan Sepatu yang Nyaman

Alangkah baiknya  jika menggunakan sepatu khusus untuk lari saat jogging. Pasalnya sepatu tersebut sudah dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan ekstra pada saat melakukan olahraga tersebut.

Sepatu lari juga sudah dirancang khusus agar bisa meminimalisir cedera. Selain itu, pastikan juga sepatu yang dipakai pas (tidak kekecilan maupun tidak terlalu longgar).

  1. Menggunakan Pakaian Olahraga

Pilihlah pakaian yang terbuat dari bahan katun, polyester, atau spandex. Bahan-bahan tersebut mampu menyerap keringat dan nyaman untuk berjoging.

Selain itu  juga bisa memilih pakaian santai seperti celana olahraga dan celana pendek saat berlari. Untuk perempuan bisa menggunakan legging dan bra khusus untuk meningkatkan kenyamanan.

  1. Memenuhi Tubuh dengan Asupan Protein dan Energi

Pada penjelasan sebelumnya ada larangan mengonsumsi makanan padat sebelum berjalan santai. Meski begitu bukan berarti perut harus dibiarkan kosong. Carilah makanan-makanan yang lembek seperti oat dan susu sebagai sumber energi.

Lari santai memerlukan waktu yang lama. Aktivitas ini bisa memakan waktu hingga 60 menit. Konsumsi makanan yang tidak padat dan mengandung karbohidrat kompleks serta protein.

Jangan lupa juga untuk mengkonsumsinya setidaknya 3 jam sebelum  melakukan aktivitas berjoging.

  1. Melakukan Pemanasan

Body warm up atau pemanasan merupakan aktivitas yang penting sebelum berolahraga. Pastikan melakukannya dalam durasi 5 hingga 10 menit sebelum jalan santai.

Ada beberapa warm up sederhana yang bisa  dilakukan tanpa perlu panduan. Beberapa di antaranya seperti berdiri dengan satu kaki kemudian ayunkan kaki yang satunya ke depan dan belakang.

  1. Mengatur Durasi yang Ideal

Sebelum berlari perlahan , Sahabat Kaef harus mengatur durasi terlebih dahulu. Pasalnya, seperti yang kami jelaskan sebelumnya, mengistirahatkan tubuh di sela-sela berlari sangat penting untuk tubuh.

Durasi lari bisa dimulai dari 1 hingga 2,5 jam per minggu. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, selain itu juga bisa memadukannya dengan olahraga lain seperti berenang, bersepeda dan lainnya.

Teknik jogging yang baik dan benar akan membantu untuk menjaga kesehatan. Ditambah dengan mengkonsumsi multivitamin yang pastinya membantu Sahabat Kaef makin sehat.  Dengan aplikasi Kimia Farma Mobile, kini bisa membeli multivitamin yang dibutuhkan. Download sekarang juga di Google Play Store ataupun Apps Store ya Sahabat Kaef ! 

Sumber

https://wolipop.detik.com/health-and-diet/d-1931796/8-tips-jogging-untuk-pemula